1. Perhatian
Salah satu kriteria penting dalam menilai seorang teman adalah seberapa perhatian dia pada kehidupan Anda. Katakan padanya hal penting yang terjadi dalam hidup Anda dan lihatlah apakah dia menanggapi dan mencari tahu lebih jauh. Jika dia tidak melakukan hal itu, maka hubungi dia lagi dan lihatlah apakah dia menyinggungnya, berilah isyarat tentang hal itu dan lihatlah apakah dia mengingat percakapan Anda sebelumnya tentang hal itu ataukah tidak.
2. Kesetiaan
Ceritakan rahasia seorang teman dekat Anda dan lihatlah apakah dia berkomentar ataukah tidak. Seorang teman sejati mengetahui arti kepercayaan dalam sebuah hubungan. Pastikan bahwa dia tampak keberatan karena Anda telah menceritakan rahasia seorang teman pada orang lain.
3. Kebanggaan
Siapa pun dapat menghibur kesedihan Anda, karena mereka merasa menjadi orang baik setelah melakukannya. tetapi, lihatlah siapa yang menepuk punggung Anda ketika Anda sukses dalam suatu hal. Orang-orang yang tidak cemburu dan iri akan melakukannya. Seorang teman sejati akan bangga dengan prestasi Anda, bukannya iri. Lihatlah apakah dia mendatangi Anda ketika Anda menerima berita baik, bukan hanya berita buruk. Banyak orang yang bersedia "menghibur" tatkala kenyataan membelakangi apa yang Anda harapkan. Tetapi, lebih sulit menemukan orang yang mengucapkan selamat kepada Anda tatkala segalanya berjalan sesuai keinginan Anda.
4. Kejujuran
teman sejati adalah teman yang mau memberitahukan hal-hal yang tidak ingin Anda dengar. Dia rela Anda benci jika apa yang dia lakukan bermanfaat untuk Anda. Apakah dia mau mengatakan hal-hal bermanaat untuk Anda sekalipun dia tahu bahwa hal itu dapat membuat anda kecewa padanya ?
5. Penghargaan
Katakanlah padanya bahwa ada sesuatu yang menyenangkan, yang baik, yang sedang terjadi dalam hidup Anda, tetapi Anda lebih suka untuk tidak membicarakannya saat ini. Lalu, lihatlah apakah dia mendesak Anda untuk menceritakannya ataukah tidak. Ada perbedaan antara rasa ingin tahu dan perhatian. jika dia menunjukkan sikap bahwa dia "harus" tahu, berarti dia hanya tertarik pada gosip, bukan pada Anda. Teman yang baik akan menghorrmati harapan-harapan Anda dan memberi Anda kesempatan untuk meraihnya tanpa memaksakan keingintahuannya. Dia mungkin akan terus menyinggungnya karena tertarik, tetapi dia tidak akan serta-merta dan terus-menerus mendekati Anda untuk menceritakannya apabila Anda sudah menegaskan bahwa Anda tidak ingin menceritakannya sekarang. Alasan mengapa Anda harus menggunakan "misteri" positif, bukannya negatif, adalah karena jika seorang teman baik Anda beritahu bahwa sesuatu yang buruk sedang menimpa Anda, dia akan berusaha keras untuk mengetahuinya saat itu juga, karena dia perhatian pada Anda. Jadi, Anda tidak dapat menguji penghargaannya dengan misteri negatif.
6. Pengorbanan
Apakah dia mau mengorbankan sesuatu jika hal itu bisa membuat Anda senang ? Relakah dia mengorbankan kesenangannya sendiri untuk kebahagiaan Anda ? Siapa yang memutuskan apa yang akan Anda lakukan ? Apakah arti kata "kompromi" menurut dia ? Ketika situasi beresiko tinggi sedang menimpa Anda, kebanyakan orang berhamburan pergi untuk melindungi kepentingan mereka sendiri. Perhatikanlah, apakah dia satu-satunya orang yang berpikir atau berencana untuk membantu Anda "keluar dengan selamat", ataukah dia tampak mendahulukan dan berusaha menyelamatkan kepentingannya sendiri.
Jika teman Anda lulus bdalam empat hingga enam tes di atas, kemungkinan besar Anda telah mendapatkan teman baik yang bisa diandalkan. jika tidak, anda mungkin perlu meninjau ulang pertemanan Anda dengannya, atau membicarakan hal itu padanya. Tentu saja, karena kita mungkin saja bingung dan secara tak sadar menjadi kurang peka. Jadi, sebaiknya pengukuran hubungan Anda dengan enam faktor ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu, bukan dalam sehari.
Sumber : Get Anyone to Do Anything, David J. Lieberman
Saturday, January 16, 2010
HUKUM INERTIA
Sir Isaac Newton adalah orang pertama yang memberi tahu kita bahwa benda yang bergerak cenderung tetap bergerak, dan benda yang tak bergerak cenderung tetap tak bergerak. Dia mungkin perlu menambahkan bahwa orang yang bergerak cenderung tetap bergerak, dan orang yang tidak bergerak cenderung tetap tak bergerak. Jika Anda mampu membuat seseorang bergerak ke arah yang benar, baik secara fisik maupun mental, dimulai dari sesuatu yang mudah dan menyenangkan, maka kemungkinan besar dia akan melanjutkannya. Mengapa demikian ?
Manusia sangat membutuhkan konsistensi tindakan. Beberapa penelitian tentang hal ini menggambarkan dengan jelas bahwa faktor psikologis ini sangat efektif bila diterapkan untuk memotivasi seseorang. penelitian-penelitian itu menunjukkan bahwa ketika seseorang diminta melakukan hal kecil dan dia melakukannya, maka semakin besar peluang bahwa dia mau memnuhi permintaan yang lebih besar. Namun, jika pada awalnya dia tidak kita minta untuk, dan karenanya tidak, melakukan tindakan kecil tersebut, maka dia tidak memiliki motivasi tak sadar untuk memenuhi permintaan kita yang lebih besar.
Penelitian bertopik "teknik awal mencapai tujuan" berikut ini menujukkan bahwa orang yang pada awalnya memenuhi permintaan kecil cenderung memenuhi permintaan yang lebih besar.Freedman dan Fraser (1966) meminta izin kepada para pemilik rumah untuk memasang papan besar bertuliskan HATI-HATILAH DALAM BERKENDARA di halaman rumah mereka. Hanya 17 persen yang memberikan izin. Namun, para pemilik rumah lainnya diminta untuk lebih dulu melakukan hal yang lebih kecil. mereka diminta memasang papan di jendela rumah mereka berukuran tiga inci bertuliskan JADILAH PENGENDARA YANG BAIK. Hampir seua pemilik rumah itu langsung menyetujuinya. Beberapa minggu kemudian, para pemilik rumah itu diminta untuk memasang papan besar tadi di halaman rumah mereka. Tujuh puluh enam persen dari mereka pun setuju memasang papan yang tak sedap dipandang mata itu.
Ketika kita telah melangkah ke satu arah, kita terdorong untuk melakukan konsistensi dengan menyetujui permintaan untuk meneruskannya. Sederhananya, mereka yang mengabulkan permintaan lebih kecil berupa pemasangan papan berukuran tiga inci telah mengubah konsep diri mereka agar termasuk dalam definisi orang yang sangat peduli pada keselamatan pengendara. karena itu, persetujuan mereka terhadap permintaan lebih besar hanyalah penegasan bahwa mereka melakukan suatu tindakan yang alasannya telah dan sangat mereka terima.
Sumber : Get Anyone to Do Anything, David J. Lieberman
Manusia sangat membutuhkan konsistensi tindakan. Beberapa penelitian tentang hal ini menggambarkan dengan jelas bahwa faktor psikologis ini sangat efektif bila diterapkan untuk memotivasi seseorang. penelitian-penelitian itu menunjukkan bahwa ketika seseorang diminta melakukan hal kecil dan dia melakukannya, maka semakin besar peluang bahwa dia mau memnuhi permintaan yang lebih besar. Namun, jika pada awalnya dia tidak kita minta untuk, dan karenanya tidak, melakukan tindakan kecil tersebut, maka dia tidak memiliki motivasi tak sadar untuk memenuhi permintaan kita yang lebih besar.
Penelitian bertopik "teknik awal mencapai tujuan" berikut ini menujukkan bahwa orang yang pada awalnya memenuhi permintaan kecil cenderung memenuhi permintaan yang lebih besar.Freedman dan Fraser (1966) meminta izin kepada para pemilik rumah untuk memasang papan besar bertuliskan HATI-HATILAH DALAM BERKENDARA di halaman rumah mereka. Hanya 17 persen yang memberikan izin. Namun, para pemilik rumah lainnya diminta untuk lebih dulu melakukan hal yang lebih kecil. mereka diminta memasang papan di jendela rumah mereka berukuran tiga inci bertuliskan JADILAH PENGENDARA YANG BAIK. Hampir seua pemilik rumah itu langsung menyetujuinya. Beberapa minggu kemudian, para pemilik rumah itu diminta untuk memasang papan besar tadi di halaman rumah mereka. Tujuh puluh enam persen dari mereka pun setuju memasang papan yang tak sedap dipandang mata itu.
Ketika kita telah melangkah ke satu arah, kita terdorong untuk melakukan konsistensi dengan menyetujui permintaan untuk meneruskannya. Sederhananya, mereka yang mengabulkan permintaan lebih kecil berupa pemasangan papan berukuran tiga inci telah mengubah konsep diri mereka agar termasuk dalam definisi orang yang sangat peduli pada keselamatan pengendara. karena itu, persetujuan mereka terhadap permintaan lebih besar hanyalah penegasan bahwa mereka melakukan suatu tindakan yang alasannya telah dan sangat mereka terima.
Sumber : Get Anyone to Do Anything, David J. Lieberman

